Tugu Monas di Jakarta, Wisata Sambil Belajar Sejarah

Tidak ada komentar:
Tugu Monas, atau Monumen Nasional Jakarta adalah salah satu monumen simbolis yang paling dikenal. Tidak hanya di Indonesia, tugu monas juga menjadi salah satu landscape yang dikenal di luar negeri. Area monumen ini menjadi tempat wisata dan rekreasi favorit di Jakarta, sekaligus juga wisata edukasi dan sejarah.

Tugu Monas merupakan monumen berbentuk tugu obelisk, dibangun berdasarkan perintah presiden pertama RI, Ir. Seokarno. Pembangunannya dimulai tanggal 17 Agustus 1961 dan secara resmi dibuka untuk umum pada tanggal 12 Juli 1975.


Sejarah berdirinya Monas cukup panjang. Pembangunan monumen ini sempat terhenti karena adanya peristiwa pemberontakan G30S PKI (gerakan 30 September PKI)

Sejarah Monas secara umum, pembangunannya bisa dibagi dalam tiga periode:

Periode tahun 1961 s/d 1965. Pada tahap ini mulai dibangun fondasi. Kurang lebih terdapat 360 pasak bumi yang digunakan sebagai fondasi pembangunan Monumen Nasional
Periode tahun 1966 s/d 1968. Pada jangka waktu ini, pembangunan Monas terhenti karena adanya peristiwa pemberontakan PKI yang menggoncang Indonesia.
Periode tahun 1969 s/d 1975. Pembangunan tugu Monas, fasilitas, dan area sekitarnya terus dilanjutkan. Pada akhirnya dibuka untuk umum oleh Presiden Soeharto tanggal 12 Juli 1975.
Area dimana Monumen Nasional dibangun memiliki luas 80 hektar. Area ini mengalami beberapa pergantian nama. Awalnya disebut dengan lapangan Gambir, lalu berganti nama menjadi lapangan Ikeda, lapangan merdeka, lapangan Monas, dan akhirnya dikenal dengan nama Taman Monas.

Arsitek Tugu Monas
Pembangunan Monas diawali dengan sayembara rancangan monumen yang dilakukan pada tahun 1955. Rancangan yang dipilih harus bisa memenuhi kriteria yang ditetapkan ; mampu melambangkan karakter bangsa Indonesia, dan bisa bertahan berabad-abad lamanya.

Dari sekitar 51 rancangan yang masuk, terpilih karya rancangan arsitek Frederich Silaban. Rancangan arsitek Frederich Silaban di revisi oleh Presiden Soekarno untuk memenuhi bentuk Lingga dan Yoni.

Sayangnya, karya rancangan Friederich Silaban membutuhkan biaya yang sangat besar, tidak sesuai dengan kondisi ekonomi negara saat itu.

Akhirnya presiden Soekarno menunjuk arsitek RM Soedarsono untuk melanjutkan rancangan Monas. Secara simbolis, RM Soedarsono memasukan angka 17,8, dan 45 dalam rancangannya. Ini melambangkan proklamasi kemerdekaan RI tanggal 17 Agustus 1945.

Pada tanggal 17 Agustus 1961, akhirnya dilakukan peletakan pasak beton pertama untuk memulai pembangunan tugu Monas.

Bentuk Tugu Monas
Tugu monas dirancang mengacu pada konsep universal pasangan berupa Lingga dan Yoni. Tugu obelisk melambangkan lingga, elemen laki laki yang maskulin dan aktif. Sedangkan pelataran tugu melambangkan Yoni, elemen wanita yang pasif.

Pasangan Lingga dan Yoni ini melambangkan kesuburan dan keharmonisan. Kedua simbol ini sudah dikenal di Nusantara sejak zaman dahulu kala.

Tinggi Monas kurang lebih 134 Meter. Terdiri dari 117.7 meter tinggi Obelisk, dan 17 meter tinggi cawan.

Emas Monas
Di bagian paling atas monumen ini terdapat mahkota berbentuk lidah api obor yang menyala. Lidah api ini awalnya dilapisi emas seberat 35 Kg. Satu hal yang menarik, sekitar 28 Kg dari keseluruhan emas ini merupakan sumbangan dari Teuku Markam, seorang penguasaha Aceh yang terkenal pada saat itu. Luar biasa bukan?

Pada tahun 1995, lidah api ini dilapisi ulang sehingga total berat emas Monas di bagian ini mencapai 50 Kg.

Lidah api ini melambangkan api yang tak kunjung padam, perlambang semangat bangsa Indonesia yang tidak akan pernah surut oleh zaman.

Hal Menarik / Point Of Interest
Apa saja sih yang menarik untuk dilakukan atau dikunjungi di sekitaran Monumen Nasional?

Ngga cuma sekedar monumen biasa, disini kita bisa rekreasi bersama keluarga. Selain itu, terdapat banyak spot wisata bersejarah dan juga edukasi.

Tentunya tempat ini akan cocok banget untuk dikunjungi bersama keluarga.

Taman Kota Yang Hijau
Di sekitar monument terdapat area terbuka dan hijau taman kota yang tertata rapi. Suasananya hijau dan rindang, cocok untuk bersantai bersama keluarga disini.

Tidak hanya taman, disekitaran area juga terdapat jogging track dan lahan untuk berolahraga.

Karya Seni Patung Dan Monumen
Di beberapa spot, terdapat juga karya seni indah berupa patung, dan juga beberapa monumen dengan catatan sejarah.

Sebelum masuk ke dalam tugu, anda bisa berkeliling terlebih dulu menikmati taman kota dan juga seni patung yang ada.

Air Mancur Menari
Terdapat juga pertunjukan air mancur menari di Monas Jakarta. Biasanya pertunjukan ini dilakukan di sabtu malam dan minggu malam.

Jam pertunjukan ada dua, pukul 19.30 dan pukul 20.30 WIB. Lama setiap sesi pertunjuan kurang lebih 30 menit.

Relief Sejarah Indonesia
Terdapat relief yang menggambarkan sejarah Indonesia pada setiap sudut halaman luar monumen nasional. Relief ini disusun secara kronologis berdasarkan waktu.

Mulai dari sudut timur laut, terdapat relief yang menggambarkan kejayaan Nusantara berupa sejarah kerajaan Majapahit dan Singhasari. Anda bisa menyusurinya searah jarum jam, yang menggambarkan masa-masa penjajahan kolonial, perlawanan bangsa, dan juga relief pahlawan nasional Indonesia.

Museum Sejarah Nasional
Letak Museum Sejarah Nasional berada di bagian dasar monumen nasional, kurang lebih dikedalaman 3 meter dari permukaan tanah.

Museum Sejarah Nasional memiliki luas 80×80 meter persegi, dan dapat menampung 500 pengunjung.

Terdapat kurang lebih 51 diorama yang memperlihatkan sejarah Nusantara mulai dari masa pra sejarah, masa kerajaan nusantara yang lampau, penjajahan kolonial Eropa, perlawanan pahlawan zaman dulu melawan kolonial Belanda dan VOC, pergerakan nasional, penjajahan jepang, kemerdekaan RI, sampai dengan masa orde baru.

Ruang Kemerdekaan
Amphiteater ruang kemerdekaan berada di dalam cawan monumen. Untuk menuju kesini, anda bisa menggunakan tangga berputar dari pintu sisi selatan dan utara.

Di dalam ruang kemerdekaan, tersimpan naskah asli prolamasi kemerdekaan RI. Naskah ini disimpan dalam kotak kaca di dalam gerbang berlapis emas.

naskah proklamasi kemerdekaan RI asli
Di sisi selatan terdapat patung Garuda Pancasila. Patung lambang negara ini dibuat dari perunggu seberat 3,5 ton, dan dilapisi emas.

Di sisi timur, terdapat tulisan naskah proklamasi kemerdekaan dengan huruf perunggu. Awalnya, disini tersimpan bendera pusaka merah putih yang dikibarkan pada tanggal 17 Agustus 1945. Tapi karena usia, bendera pusaka sekarang tidak dipajang lagi disini.

Di sisi utara, kita bisa melihat kepulauan nusantara berlapis emas.

Pelataran Puncak Monas
Anda bisa naik ke pelataran puncak Monas melalui lift di pintu sisi selatan. Pelataran puncak Monumen nasional berukuran 11×11 meter, dan dapat menampung 50 orang.

Di puncak ini juga terdapat beberapa teropong yang bisa anda gunakan untuk melihat landscape jakarta dari ketinggian.

Biasanya, antrian pengunjung ke sini cukup panjang, terutama disaat hari libur.

Area Kuliner Lenggang Jakarta
Di area Lenggang Jakarta, anda bisa menikmati berbagai sajian kuliner khas Indonesia. Jenisnya juga cukup beragam mulai dari nasi timbel, soto betawi, sate madura, ayam taliwang, dan lain sebagainya.

Anda bisa melepas haus dan lapar sambil beristirahat disini. Selain itu, terdapat juga tempat yang menjual berbagai pilihan oleh-oleh ataupun cindera mata.

Lokasi / Alamat Monas
Lokasi atau alamat monas mudah untuk dijangkau. Lokasinya berada di pusat Jakarta, tepatnya di Gambir Jakarta Pusat.

Harga Tiket Masuk Monas
Harga tiket masuk Monumen Nasional terdiri dari tiket masuk museum dan puncak cawan di lantai 4, dan tiket masuk pelataran puncak.

Tiket Masuk Museum

Pelajar Rp 3000
Dewasa Rp 5000
Anak-anak Rp 2000
Tiket Masuk Pelataran Puncak

Pelajar Rp 5000
Dewasa Rp 10.000
Anak-anak Rp 2000
Jam Buka/Operasional
Hari Selasa – Minggu : pukul 08.00 – 22.00 WIB
Hari senin tutup
Jam operasional lift

Pagi dari jam 08.00 – 16.00 WIB
Malam dari jam 19.00 – 22.00 WIB
Transportasi Ke Monas
Transportasi umum paling mudah untuk menuju kesini adalah dengan menggunakan Busway Trans Jakarta.

Rute busway tepat melewati halte Monas yang terletak di pinggir pintu masuk area monumen. Alternatif lainnya, anda bisa menggunakan taksi, ataupun ojek (atau ojek online) untuk menuju kesini.

Nah, apabila anda berlibur ke Jakara, rasanya kurang afdol ya jika tidak berkunjung kesini.

Selamat berlibur!

Floating Market Lembang Tempat Wajib Anda Kunjungi Kalo Lagi di Bandung

Tidak ada komentar:
Floating Market Lembang. Tujuan wisata ini bisa dikatakan salah satu destinasi wajib saat berlibur ke Lembang Bandung. Wajar aja sih, tempatnya bagus banget. Apalagi buat anda yang suka berfoto ria, banyak spot cantik disini.

Floating Market Bandung dari awal dulu beroperasi langsung diserbu wisatawan. Tempat ini seolah memberikan kesegaran baru dari tempat wisata di Lembang yang sebelumnya begitu-begitu saja.

Tempat wisata ini sepertinya memang ditujukan untuk wisata keluarga di Bandung. Disini kita bisa menikmati suasana kawasan yang tertata rapi dan alami.

Banyak juga objek menarik yang bakal membuat sikecil senang. Selain itu, banyak sajian kuliner yang bisa anda pilih.

Sekilas Info Floating Market Bandung
Pada awalnya, floating market Lembang tidak begitu luas. Tapi sekarang sudah ekspansi dan memiliki banyak objek menarik baru. Nama floating market ini sepertinya merujuk pada stand tempat jualan makanan yang berada dalam perahu.

Tapi jangan dibayangkan seperti pasar terapung Lok Baintan atau Muara Kuin di Kalimantan. Hanya tempat jualan aneka makanan saja yang ada di dalam perahu. Untuk menikmati kulinernya, kita tetap di darat di deretan tempat makan yang tersedia.

Selain pasar kuliner terapung, terdapat juga beberapa cafe dan tempat makan lain dengan suasana yang indah.

Suasana di tempat wisata favorit ini cukup asri, hijau dan tertata rapi. Di dukung dengan udara segar khas Lembang, tentunya bakal bikin anda betah.

Hal yang perlu di ingat, pembayaran di tempat ini menggunakan coin khusus. Anda bisa menukarkan uang dengan sejumlah coin dengan nilai tertentu. Nah coin inilah yang nanti digunakan untuk membayar makanan disini.

Disarankan untuk menukarkan coin secukupnya saja, jika kurang baru anda menukarkan lagi coin tambahan.

Jam buka tempat ini;

Senin – Jumat. Jam buka dari pukul 09.00 – 17.00 WIB
Sabtu – Minggu dan hari libur. jam buka dari pukul 09.00 – 20.00 WIB
Alamat/Lokasi Floating Market Lembang
Lokasi Floating Market cukup mudah untuk dijangkau. Berada di pusat kota Lembang, anda ngga bakal susah untuk sampai kesini.

Alamat Floating Market Lembang tepatnya ada di Jalan Grand Hotel No.33E, Lembang, Kabupaten Bandung Barat. Nomor telepon 022-2787766.

Jalan Menuju Floating Market Lembang
Jalan menuju ke sini cukup mudah kok. Pada intinya anda cukup menuju ke pusat kota Lembang, karena memang letaknya ada di sana.

Informasi jalan ke lembang beserta rute alternatifnya bisa anda lihat di artikel panduan liburan ke Lembang.

Arahkan kendaraan anda ke Lembang, lalu memutar balik lagi ke arah Bandung melewati mesjid agung Lembang dan pasar. Ikuti terus jalan ini. Lokasi jalan masuk berada tidak begitu jauh dari pertigaan ke arah Bandung.

Jalannya memang harus memutar karena berupa jalan satu arah. Jika menggunakan kendaraan umum, anda bisa naik angkot jurusan St Hall Bandung – Lembang.

Selain kuliner, di dalam area nanti kita bakal menemukan banyak spot menarik yang bisa kita nikmati bersama keluarga. Selain wahana permainan, di dalam area Floating market juga banyak terdapat spot-spot indah yang bisa kita nikmati.

Nah, beberapa wahana ataupun permainan favorit yang ada disini antara lain:

Kota mini floating market Lembang adalah area yang terhitung baru dibangun. Di area ini kita bisa melihat minatur kota dengan berbagai sarananya.

Selain itu, anak anda juga bisa mengikuti berbagai kegiatan yang memang tersedia di area Kota mini

Anda juga bisa menyewa kostum kimono Jepang ataupun kostum tradisional Korea. Penyewaan ini sudah termasuk aksesoris dan sepatu juga lho.

Untuk berfoto di dalam studio, ada biaya tambahan. Tapi, suasana di luar studio juga cantik dan mendukung banget untuk berfoto ria.

Rainbow Garden Lembang juga termasuk area yang baru di buka di floating market. Area ini berupa hamparan bunga-bunga cantik yang tertata rapi.

Banyak terdapat spot indah untuk berfoto, tentunya bakal bisa memuaskan kenang-kenangan dari liburan anda.

Disini terdapat berbagai wahana permainan air yang bisa anda nikmati bersama keluarga. Jika bawa sikecil, dijamin bakal senang banget.

Beberapa wahana permainan air yang ada antara lain kereta air, kano, sampan keluarga, paddle boat anak, dan sepeda air.

Taman Kelinci
Di taman kelinci, anda bisa mengajak anak untuk mengenal kelinci secara langsung dan lebih dekat. Pastinya reaksi si kecil bakal rame banget ya.

Miniatur Kereta Api
Wahana ini berupa area minatur track kereta api beserta bangunan dan landscape. Unik juga lho, kita bisa melihat miniatur kereta api melaju ddalam rel mengitari mini landscape yang terliat real.

Becak Dan mobil Mini
Anda juga bisa menyewa permainan becak mini dan juga mobil mini. Wahana ini bisa dikendarai mengelilingi area yang ada.

Selain tempat-tempat favorit di atas, masih banyak spot lain yang menarik yang bisa anda jelajahi.

Harga tiket masuk floating market adalah :

Hari biasa Rp 15.000
Weekend/hari libur Rp 20.000
Parkir motor Rp 5000
Parkir mobil Rp 10.000
Tiket masuk ini bisa kita tukarkan dengan minuman hangat berupa millo, cocolatte, lemon tea, ataupun coffe latte. Lumayan buat melepas haus.

Selain tiket masuk, kita juga perlu mengeluarkan biaya tambahan saat akan menikmati wahana atau permainan yang ada disini. Daftar harganya sebagai berikut:

Outbound anak Rp 25.000
Kampung kandang Rp 20.000
Mancing magnet Rp 20.000
Becak dan mobil mini Rp 20.000
Taman kelinci Rp 20.000
Lokomotif mini Rp 20.000
Taman miniatur kereta api Rp 20.000
Kano untuk 2 orang Rp 50.000/30 menit
Sampan keluarga untuk 4 orang Rp 70.000/30 menit
Kereta air Rp 20.000
Paddle boat  untuk 2 orang Rp 20.000/20 menit – khusus anak
Sepeda air untuk 2 orang Rp 50.000/30 menit

Selain itu, terdapat juga area baru di dalam sini. Masuknya juga membayar tiket yang berbeda:

Kota Mini Floating market lembang Rp 25.000. Jika ingin mengikuti kegiatan yang ada didalamnya, dikenakan biaya Rp 25.000 untuk satu kegiatan.
Sepeda listrik mengelilingi kota mini Rp 35.000
Sewa kostum Jepang/Korea dan pernak pernik aksesoris/sepatu Rp 75.000
Rainbow garden floating market Rp 10.000
Harga tiket masuk area memang cukup murah, tapi kalau ditambah dengan berbagai wahana diatas jatuhnya lumayan juga ya. Pastikan anggaran anda sudah disediakan untuk ini. Kemungkinan besar kita bakal merasa gatal untuk mencoba.

Mencari hotel dekat Floating Market cukup mudah. Karena berada tepat di pusat kota Lembang, pilihan tempat menginap cukup banyak tersedia.

Terdapat beberapa hotel dan penginapan yang berada cukup dekat. Salah satunya adalah Hotel Lembang.
.
Jika anda berlibur ke Bandung, sayang sekali kalau melewatkan Floating Market Lembang. Rasanya kurang afdol kalau ngga sekalian berkunjung kesini.

Selamat berlibur!

Pantai Indrayanti di Jogja Yang Indah

Tidak ada komentar:
Pantai Indrayanti adalah salah satu tempat wisata pantai di Jogja yang sering direkomendasikan pada wisatawan. Nama pantai Indrayanti sendiri sudah cukup dikenal di kalangan wisatawan baik lokal ataupun manca negara.

Sama seperti tipikal pantai selatan di wilayah gunung kidul, pemandangan disini tidak kalah indahnya. Bentang pantai yang cukup luas, pasir halus, dan laut biru lepas yang bersih.

Simak selengkapnya info tentang pantai Indrayanti dibawah ini ya..

Pantai ini memiliki latar belakang yang cukup unik. Kalau kita dengar namanya, rasanya berbeda dengan pantai lain di daerah ini. Pantai lain biasanya menggunakan nama tempat, sedangkan pantai yang satu ini berbeda.

Nama pantai Indrayanti sebetulnya bukan nama resmi. Nama ini di ambil dari nama restoran Indrayanti yang berada tidak jauh dari sini.

Restoran ini cukup dikenal pengunjung, dan seolah menjadi landmark tempat ini. Akhirnya, tanpa disengaja dari mulut ke mulut, tempat ini lebih dikenal dengan nama Pantai Indrayanti. Nama Indrayanti sendiri diambil dari gabungan nama pemilik restoran; bapak Indra dan ibu Yanti.

Nah, nama resmi yang digunakan oleh pemerintah tempat wisata ini adalah pantai Pulang Sawal/pantai Pulang Syawal. Hanya saja, pengunjung dan penduduk setempat sudah terlanjur mengenal tempat ini dengan nama pantai Indrayanti.

Meskipun pihak pemerintah lebih mengkampanyekan nama pantai pulang sawal, sejauh ini tetap saja nama lama yang lebih melekat dikalangan pengunjung baik dari dalam ataupun luar Jogja. Belum lagi pengaruh pengguna medsos yang lebih kenal tempat ini dengan nama pantai indrayanti.

Dulu sempat terjadi polemik antara pihak pemerintah dan pengelola terkait penamaan tempat. Tapi sepertinya tidak berlanjut lebih jauh.

Lokasi pantai Indrayanti berada di area wisata panti di Gunung Kidul. Letaknya tidak berjauhan dengan tempat wisata pantai lainnya seperti pantai Pok Tunggal, pantai Sundak, ataupun pantai Krakal. Dari pusat kota Jogja, jaraknya kurang lebih 66 KM dengan waktu tempuh kesini sekitar 2 jam.

Rada lama karena medan jalannya  yang turun naik dan berbelok-belok. Kondisi jalannya sendiri lumayan mulus, jadi perjalanan kita tetap nyaman.

Jadi kalau berkunjung ke sini, bisa sekalian mendatangi pantai lainnya juga.

Alamat pantai Indrayanti tepatnya berada di wilayah desa Tepus, kecamatan Tepus, kabupaten Gunung Kidul di wilayah DIY Yogyakarta.

Petunjuk arah ke pantai Indrayanti tidak sulit sebetulnya, karena berada di wilayah wisata yang populer. Papan petunjuk jalan juga sudah cukup lengkap, jadi mudah untuk di ikuti. Btw, beberapa petunjuk arah menuliskan pantai sawal atau pantai syawal. Ikuti aja karena pantai sawal dan indrayanti merujuk ke tempat yang sama.

Jalan menuju Pantai indrayanti bisa melalui rute;

Dari Jogja menuju ke jalan Wonosari (ringroad timur), lalu menuju ke arah Piyungan – Patuk – Wonosari – Karangrejek – Hargosari – Tepus. Dari tepus tinggal ikuti petunjuk jalan ke arah pantai.
Rute alternatif lain yang bisa digunakan; via jalan Imogiri – Siluk – Panggang – Saptosari – Trowono – Baron. Dari pantai Baron lanjut ke arah timur kurang lebih 10 KM untuk sampai ke Indrayanti.
Rute melalui Wonosari lebih banyak direkomendasikan, karena lebih mudah untuk diikuti oleh pengunjung dari luar Yogya. Santai aja berkendaranya ya, jalannya cukup bagus tapi relatif kecil.


Hal yang ditawarkan oleh pantai Indrayanti Jogja antara lain suasana khas pantai selatan wilayah Yogya yang luas, berbingkai samudera Indonesia dengan airnya yang jernih.

Agar bisa lebih tenang menikmati, lebih disarankan untuk berkunjung di saat hari biasa. Di akhir pekan, biasanya tempat ini cukup ramai dikunjungi. Di pantai ini terkadang ada ubur-ubur yang cukup banyak di saat tertentu. Jadi kalau lagi bermain air lalu melihat binantang seperti balon, jangan disentuh ya. Sengatannya cukup terasa di kulit.

Jika berkunjung kesini sampai malam, suasana sunset disini ngga kalah indahnya lho..

Seperti biasa, jika anda berkunjung ke pantai-pantai selatan pastikan berhati-hati saat berenang atau bermain air. Selalu patuhi petunjuk keamanan setempat. Pantai selatan yang berbatasan langsung dengan samudera Indonesia memiliki ciri khas gelombang yang cukup besar dengan arus kuat. Selalu utamakan keselamatan anda ya..

Keunikan pantai indrayanti gunung kidul yang berbeda dengan pantai lainnya; Bersih dan lebih terawat.

Beda dengan panta-pantai yang lain, pengelola disini aktif memelihara dan tidak segan memberikan sanksi pada pengunjung yang membuang sampah sembarangan.

Pelanggaran akan dikenakan denda Rp 10.000. Sejauh ini cukup efektif untuk menjaga kebersihan dan kenyamanan area wisata.

Di area sisi sebelah kiri pantai, terdapat tebing yang bisa kita daki. Dari atas tebing ini kita bisa melihat landscape sekitar pantai lebih jelas.

Fasilitas yang tersedia juga cukup lengkap lho. Disini terdapat berbagai tempat makan ataupun cafe untuk bersantai dan menikmati kuliner khas pantai.

Di sepanjang pantai terdapat rangkaian gazebo dan payung pantai yang bisa digunakan untuk istirahat dan menikmati suasana dan pemandangan sekitar. Fasilitas lainnya seperti toilet dan kamar mandi untuk membilas diri setelah bermain air laut juga sudah cukup banyak tersedia.

Selain itu, terdapat penyewaan jetski dan juga tempat bermain anak.

Ada juga menara lifeguard beserta petugas setempat yang berjaga. Meskipun demikian selalu pastikan ikuti petunjuk dan saran keamanan yang diberikan ya..

Harga Tiket Masuk Pantai Indrayanti
Harga tiket masuk : Rp 10.000
Sewa payung pantai : Rp 20.000
Sewa Gazebo : Rp 30.000
Toilet dan kamar mandi untuk bilas : Rp 2000 – Rp 5000
Sewa jetski : Rp 250.000 / 15 menit
Harganya terbilang murah dan terjangkau. Tempat wisata di daerah gunung kidul tarifnya memang murah, cukup berbeda dengan tempat wisata di daerah jawa barat ya?

Penginapan Di Pantai Indrayanti
Mau menginap disini? Jangan khawatir. Terdapat beberapa penginapan di dekat pantai dengan harga yang cukup terjangkau. (sumber kontak dari hasil googling)

Walet Guest House. Nomor kontak : 0821-3306-5501, 0878-3860-1129, 0852-0017-5454.
Penginapan Cemara Udang. Nomor kontak : 0813-2541-4441
Penginapan Joglowatukelir. Nomor kontak : 0819-0404-4481, 0823-2737-7377
Griya Pesisir. Nomor kontak : 0877-3801-7351, 0813-2800-5731
Bamboo Lengkung Cottage. Nomor kontak : 0813-9281-4301, 0813-2637-1994, atau 0852-0002-64888
Rock Garden Homestay. Nomor kontak : 0822-2531-7339
Selain penginapan di dekat pantai Indrayanti di atas, anda juga bisa menginap di penginapan-penginapan yang ada di pantai lain yang berdekatan (pantai pok tunggal, pantai sundak, dll). Letak setiap pantai berdekatan, jadi anda bisa menginap di area mana aja dan dengan mudah mengunjungi area pantai lainnya.

Jika anda berlibur ke Yogya, jangan lewatkan untuk mengunjungi tempat ini ya..

Selamat berlibur!

Pulau Pisang Lampung, Surga Menawan Di Pesisir Barat

Tidak ada komentar:
Indonesia merupakan negara kepulauan yang membentang luas dari Sabang sampai Merauke. Sebagai negara kepulauan, Indonesia memiliki keindahan pantai yang sangat banyak tersebar dari ujung barat hingga ke ujung timur, dari utara ke selatan. Dari pantai-pantai di pulau-pulau besar hingga pulau-pulau kecil menyajikan pemandangan yang sayang untuk dilewatkan begitu saja.

Anda tinggal memilih pantai seperti apa yang anda inginkan, anda dapat menemukannya disini, di Indonesia. Pantai-pantai yang indah itu menjadi daya tarik tak tertahankan bagi para wisatawan, baik lokal maupun domestik. Salah satu pantai yang mulai dilirik para wisatawan adalah Pulau Pisang di pesisir barat Lampung.

Pulau Pisang adalah salah satu pulau paling barat di Provinsi Lampung dan langsung menghadap Samudra Hindia. Pulau ini merupakan kecamatan tersendiri yang masuk ke dalam wilayah Kabupaten Pesisir Barat, Provinsi Lampung.


Pulau seluas sekitar 2.310 hektar ini menyuguhkan keindahan pantai yang sangat menakjubkan. Dengan pasir pantai yang putih halus dan bersih, Pantai Pulau Pisang akan membuat anda betah dan nyaman berlama-lama menikmati pemandangan laut yang luas diiringi hembusan angin sepoi-sepoi khas pantai.

Selain keindahan pantainya yang mempesona, Pulau ini juga memiliki beberapa spot wisata lain yang sayang untuk dilewatkan. Spot yang paling sering dikunjungi adalah Pantai Dermaga. Pantai ini terletak di Pekon Pasar. Spot ini memiliki ciri khas yang tidak akan ditemukan di tempat lain, yaitu adanya tiang-tiang beton sisa bangunan dermaga yang rusak tergerus ombak.

Di pantai ini, pengunjung dapat menikmati hamparan pasir putih bersih yang luas serta luasnya samudera tak berujung. Selain itu, sisa-sisa bangunan dermaga yang menjorok ke laut memungkinkan pengunjung untuk loncat dan menyelami keindahan laut dan menikmati airnya yang segar (ini adalah salah satu area yang cukup aman untuk berenang).

Bergeser menuju senja, keindahan pantai ini semakin memuncak dimana anda dapat melihat matahari jingga turun perlahan ditelan lautan di ufuk barat.

Spot selanjutnya adalah Batu Inton. Spot ini masih masuk ke dalam wilayah Pekon Pasar. Di spot ini ada akan menikmati kerlap kerlip batu pantai yang diterpa sinar matahari. Anda yang melihatnya dr pinggir pantai akan merasa seperti melihat kilauan intan yang eksotis.

Tak jauh dari Batu Inton terdapat Gua Liang. Spot yang masuk dalam wilayah Pekon Bandar Dalam ini menyuguhkan pemandangan laut lepas yang mempesona termasuk memandangi keindahan Batu Inton. Di sepanjang perjalanan menuju Gua Liang, anda akan meneukan banyak sekali kera ekor panjang bergantungan dan berlompatan dari satu pohon ke pohon lain. Sensasi perjalanan yang sulit untuk dilupakan.

Spot lainnya yang juga harus dikunjungi adalah Batu Tiga yang berada di Pekon Sukamarga. Spot ini masih satu jalur dengan Gua Liang. Dinamakan Batu Tiga karena ketika kita menyusuri bagian kiri Pulau Pisang, kita akan menemukan tiga batu besar yang tersebar di bibir pantai. Sebagian besar pantai ini terbentuk dari lapisan batu karang yang dihantam ombak. Disini anda dapat ikut memancing bersama warga sekitar.

Spot terakhir yang paling sering dikunjungi wisatawan adalah Batu Bughi (Ghuri). Spot yang termasuk ke dalam Pekon Labuhan ini merupakan salah satu spot yang paling banyak dijadikan lokasi selfie.

Alasannya adalah disini anda akan menemukan bangkai kapal yang terdapat di pantai. Ini merupakan kapal pengeruk yang berasal dari Padang, yang terdampar akibat hantaman ombak yang sangat besar.

Mungkin ada diantara anda yang penasaran, apa yang menyebabkan pulau ini dinamai Pulau Pisang? Menurut warga setempat, pulau ini dinamakan Pulau Pisang karena ketika kita naik ke menara yang ada di sekitar pulau dan melihat sekeliling pulau, bentuk nya menyerupai buah pisang.

Namun ada pulau versi yang mengatakan asal usul penamaan Pulau Pisang. Cerita lain yang beredar adalah bahwa dahulu kala, penemu pulau ini tiba ke pulau menggunakan batang pisang yang dibuat menjadi perahu. Oleh karena itu pulau ini diberi nama Pulau Pisang.

Namun cerita yang paling shahih mengatakan kalau dulunya pulau ni banyak ditumbuhi pohon pisang.

Transportasi Ke Pulau Pisang
Untuk mencapai Pulau Pisang anda harus melakukan perjalanan darat dari Bandar Lampung menuju Krui (Bandar Lampung menuju Pringsewu, lanjut ke Kota Agungm Sedayu Bengkunet hingga Krui). Perjalanan ini biasanya memakan waktu 6-7 jam.

Setibanya di Krui, ada 2 alternatif jalur yang bisa anda pilih.

Jalur Pertama adalah melanjutkan perjalanan darat selama 20 menit dari Krui hingga Pekon Tebakak menggunakan ojek. Dari Pelabuhan Tebakak perjalanan dilanjutkan menggunakan jukung (perahu) menuju Pulau Pisang. Perjalanan laut ini memakan waktu selama 15-20 menit tergantung ombak. Harga tiket untuk sekali penyeberangan adalah Rp. 15.000 per orang.

Pilihan kedua adalah perjalanan laut langsung dari Dermaga Kuala Krui. Dari Dermaga Krui hingga lokasi membutuhkan waktu sekitar 1 jam perjalanan. Perjalanan yang harus ditempuh memang lebih lama, namun ombak di jalur ini relatif lebih bersahabat.



Jika anda beruntung anda dapat melihat pemandangan yang sangat menakjubkan, gerombolan lumba-lumba berenang di samping kapal. Sangat Indah bukan???

Yang harus diingat jika anda akan melakukan perjalanan ke Pulau Pisang adalah trip kapal di pelabuhan. Kedua pelabuhan yang melayani penyeberangan ke sini hanya memiliki 2 jadwal keberangkatan per hari yaitu pukul 08.00 dan 14.00, ini pun masih tergantung kondisi ombak.

Jadi jika anda datang terlambat anda tidak dapat menyeberang dan terpaksa menginap di Krui.

Namun jika anda datang bersama rombongan dengan budget lebih, anda dapat juga menyewa kapal sendiri dengan biaya sekitar Rp. 500.000 – Rp. 700.000 untuk perjalanan pulang pergi.


Tak seperti objek wisata lain yang modern, anda akan serasa kembali ke masa lalu di Pulau Pisang. Di pulau ini anda akan melihat jajaran rumah tradisional asri yang sebagian sudah ditinggalkan pemiliknya untuk merantau ke luar pulau.

Salah satu bangunan yang sangat khas adalah bangunan sekolah dasar Pulau Pisang. Ini merupakan bangunan sekolah tertua yang dibangun sejak jaman penjajahan Belanda dan masih digunakan hingga saat ini, walau beberapa kali mengalamai renovasi agar sekolah ini tetap layak digunakan.

Pulau Pisang belum dialiri listrik PLN, jadi untuk memenuhi kebutuhan listrik warga berswadaya membangun pembangkit listrik sendiri.

Untuk mengelilingi dan menjelajahi Pulau ini ada 2 pilihan yang dapat anda ambil. Bagi anda yang hobi tracking, anda bisa menjelajah pulau dengan berjalan kaki, tentu anda harus menyiapkan stamina yang tinggi untuk melakukannya.

Pilihan lainnya adalah dengan menyewa motor warga. Hanya dengan Rp. 50.000 anda dapat menyewa motor untuk seharian dan berkeliling sepuasnya. Jangan khawatir, jalanan disini sudah rata dan lumayan mulus hasil swadaya masyarakat.

Untuk anda yang berkunjung ke Pulau Pisang dan menginap disana, anda tak perlu khawatir. Anda dapat memilih untuk menginap di penginapan wisma ataupun homestay di rumah warga. Dengan harga yang terjangkau, anda dapat melepas lelah setelah seharian menjelajahi
pulau.

Adapun untuk anda yang datang terlambat dan ketinggalan kapal, berikut beberapa penginapan yang dapat anda gunakan untuk menunggu trip kapal selanjutnya:

Hotel Sempana Lima, Jl. Kesuma no 708 Kel. Pasar Krui – Telp. +62-728-51040
Hotel Monalisa Stabas, Jalan Kesuma Raya No.13, Krui, Telp. +62-728-52302
Hotel Penginapan Krui Syariah, Jl. Merdeka No 2 Pasar Krui
Hotel Krui Mulia, Di Pasar krui
Silahkan cek juga video dibawah ini ya..


Melakukan perjalanan wisata bersama orang baru atau orang tak dikenal selalu memberikan tersendiri, begitu juga backpacking ke Pulau Pisang. Bagi backpacker yang ingin perjalanan ke Pulau Pisang, pilihan terbaik adalah melalui Kota Bandar Lamnpung.

Perjalanan di mulai dari Terminal Rajabasa. Dari terminal ini anda dapat menggunakan Bis bis antar kota “Krui Putra” maupun travel. Jarak Bandar Lampung – Krui sejauh kira-kira 250 km harus ditempuh selama 6-7 jam dengan melintasi beberapa kota diantaranya Kemiling, Gedung Tataan, Gadingrejo, Pringsewu, Talang Padang, Gisting, Kota Agung, Hutan Taman Nasional Bukit Barisan, Bengkunat dan berakhir di Krui.

Dari Krui anda dapat menyewa ojek menuju Dermaga Tebakak yang berjarak sekitar 20 menit. Dari Dermaga Tebakak trip dilanjutkan dengan menggunakan perahu jukung menuju Pulau Pisang selama 15-20 menit, dan tibalah anda di sepotong keindahan surga bernakma Pulau Pisang.

Ada beberapa penginapan homestay di dekat dermaga yang dapat anda gunakan sebagai tempat melepas penat, namun anda pun dapat menumpang di rumah warga sebagai alternatif.

Berikut estimasi biaya trip ke Pulau Pisang (dari Bandar Lampung):

Perjalanan Bandar Lampung – Krui = Rp. 50.000 (Bis); Rp. 100.000 (Travel)
Ojek Krui – Dermaga Tebakak = Rp. 30.000
Perahu Jukung Tebakak – Pulau Pisang = Rp. 15.000-Rp. 20.000 (tripi normal); Rp. 500.000 (sewa perahu pulang pergi)
Penginapan = Rp. 100.000-Rp 150.000 (Rumah Warga); Rp. 250.000-Rp. 350.000 (Homestay)
Sewa Motor = Rp. 50.000 per hari

Bagi anda yang tertarik dan penasaran menikmati keindahan Pulau Pisang, segera pastikan tanggal libur anda….. dan mulai lah berkemas. Sepotong keindahan surga menunggu anda disana.

Dusun Bambu Lembang Di Bandung

Tidak ada komentar:
Jika anda berlibur ke Bandung, tak lengkap rasanya apabila tidak mengunjungi Dusun Bambu Lembang. Bertempat di ketinggian area Bandung utara, suasana sejuk dan udara segar tentunya jadi jaminan.

Dusun Bambu biasanya menjadi destinasi wajib dikunjungi, terutama saat anda liburan ke Lembang dan sekitarnya. Letaknya tidak begitu jauh dari pusat kota Lembang. Selain itu juga berdekatan dengan tempat wisata lain, sehingga bisa anda jadikan satu paket.

Berminat mengunjungi tempat ini? silahkan simak dulu reviewnya dibawah ini ya.

Dusun Bambu Bandung mulai dikenal publik sekitar awal tahun 2014. Dari awal beroperasi, langsung menyedot banyak pengunjung. Wajar saja sih, hal yang ditawarkan oleh tempat ini terhitung baru dan membawa suasana ‘segar’.

Dulu, tempat wisata di Lembang rasanya seperti itu-itu saja. Keberadaan Dusun Bambu membawa pilihan suasana baru bagi wisatawan yang berkunjung ke Bandung.

Mengusung konsep eco friendly, tempat wisata di Bandung ini direncakan menjadi salah satu tempat eco wisata di jawa barat.

Area dusun bambu sendiri terhitung luas, dan di tata dengan baik. Tersedia area kuliner, restoran unik, berbagai permainan, tempat menginap berupa villa dan glamping, dan juga taman terbuka yang luas. Semuanya terkonsep dengan baik.

Suka berfoto dan mengunggahnya ke sosmed? jangan khawatir. Terdapat banyak spot berfoto yang unik dan indah disini.

Hal Menarik Dan Fasilitas
Banyak hal yang bisa anda lakukan disini. Kita bisa sekedar menikmati susasana bersama pasangan, menikmati kuliner di beberapa resort dan cafe, membawa anak dan keluarga bermain bersama, ataupun berjalan santai mengitari taman yang tertata.

Dari tempat parkir menuju area utama jaraknya cukup jauh. Anda bisa berjalan menyusuri sawah dengan gazebo-gazebo istirahat, atau menggunakan shuttle yang berangkat setiap 5 menit sekali. Shuttle untuk pengunjung disediakan gratis, dan dihiasi dengan bunga warna warni.

Selain itu anda juga bisa menginap di villa yang tersedia. Mau sedikit beda? cobalah menginap di fasilitas glamping yang ada disini.

Beberapa tempat menarik dan hal yang bisa anda lakukan antara lain;

Restoran Purbasari berada di pinggir danau kecil. Tempat makan berupa saung-saung yang unik terletak mengelilingi danau kecil yang indah ini.

Biasanya tempat ini perlu reservasi terlebih dulu, karena penuh.

Cafe Burangrang tempatnya berada di sisi danau kecil juga. Dari sini anda bisa bersantap sambil menikmati suasana sekitar dari ketinggian. Rasanya pasti asyik banget kan?


Di saat awal beroperasi, area lutung kasarung bisa dikatakan menjadi spot paling favorit di Dusun Bambu. Tempat ini berupa beberapa tempat makan berbentuk sarang burung, dan ada di ketinggian. Terdapat platform tempat mengitari area dari atas pohon juga.

Tempatnya memang unik, tapi rasanya kurang nyaman untuk makan karena banyaknya orang yang berlalu lalang di paltform yang ada.


Taman Arimbi merupakan area taman yang mengitari lokasi. Taman ini tertata rapi, dengan aliran sungai kecil ditengahnya.

Kita bisa mengitari seputar taman, mengajak sikecil bermain air di beberapa area, dan berfoto selfie di berbagai spot indah yang ada.


Pasar khatulistiwa adalah semacam pujasera yang menyediakan banyak jenis makanan. Disini anda bisa memilih berbagai macam makanan dan minuman, dan menikmatinya di tempat-tempat yang tersedia.

Pilihan kuliner disini cukup banyak yang bisa anda pilih.

Selain tempat-tempat diatas, anda juga mempunya banyak pilihan aktivitas yang bisa dilakukan.

Datang bersama keluarga? anda bisa mengajak anak bermain di playground yang tersedia, naik perahu menyusuri danau, melukis kaos, menikmati berbagai booth permainan yang ada, menyusuri sawah dan taman, dan lain sebagainya.

Alamat lokasi Dusun Bambu Lembang tepatnya ada di jalan Kolonel Masturi KM 11, Cisarua, Bandung Barat. Tempatnya mudah untuk dijangkau baik dari arah Bandung ataupun dari Lembang.

Ada beberapa rute jalan menuju ke Dusun Bambu Bandung. Selain jalan utama, anda juga bisa menggunakan beberapa jalan alternatif. Ini bakal berguna banget jika anda berkunjung saat long weekend atau musim libur. Biasanya jalan utama sering macet.

Rute Bandung – Ledeng – Lembang – Parongpong – Lokasi. Ini merupakan rute utama dan paling mudah untuk diikuti. Anda tinggal ikuti jalan utama ke Lembang, dan belok kiri ke arah parongpong dari pertigaan sebelum kota Lembang.
Rute Bandung – Ledeng – Jalan Sersan Bajuri – Parongpong – Lokasi. Rute ini satu jalur dengan kampung gajah, kampung daun, dan berbagai cafe di area sini. Anda belok kiri dari pertigaan di terminal ledeng mengikuti jalan sersan bajuri.
Rute Cimahi – Jalan Cihanjuang – Parongpong – Lokasi.
Rute Cimahi – Jalan Kolonel Masturi – Lokasi.  2 Rute alternatif ini bisa anda ambil jika starting point dari area Cimahi.
Rute alternatif Bandung – Jalan Gegerkalong Girang – Jalan Cihanjuang – Parongpong – Lokasi.
Rute alternatif Bandung – Jalan Gegerkalong Girang – Ciwaruga – Parongpong – Lokasi.

Harga Tiket Masuk Dusun Bambu 2017
Harga tiket masuk Rp 15.000/ orang
Mobil Rp 15.000
Motor Rp 10.000
Bus Rp 25.000
Mini bus Rp 25.000
Jam Buka
Jam buka dusun bambu lembang, beroperasi mulai dari pukul 09.00 – 21.000 WIB.

Mau menginap di sini? bisa banget. Harga penginapan Dusun Bambu Bandung cukup mahal. Wajar aja sih karena tempat menginap yang disediakan juga terbilang lengkap dan lumayan ‘premium’.

Ada dua pilihan menginap yang bisa anda pilih; menginap di villa, atau menginap di area glamping yang tersedia.

Tempat wisata di bandung yang satu ini sayang sekali untuk anda lewatkan. Bagaimana, tertarik untuk berkunjung?

Selamat berlibur!

Paralayang Batu Malang, Destinasi Indah Dan Memacu Adrenalin

Tidak ada komentar:
Batu Malang tak berhenti menyuguhkan pesonanya. Kota ini seperti tak pernah puas memberikan kejutan-kejutan baru sensasi berwisata. Ada banyak jenis objek wisata yang dapat anda temukan di kota ini, mulai dari gunung hingga ke pantai, dari sejarah hingga dream park, air terjun, pantai, agrowisata hingga pusat kota. Semua bisa anda temukan dan pilih di Malang.

Salah satu wisata yang sedang nge-hits di sini adalah Paralayang Batu Malang, salah satu objek wisata yang menyediakan fasilitas kegiatan yang memicu dan memacu adrenalin. Paralayang Batu Malang bisa membuat anda mengucurkan keringat dingin, bersemangat, berteriak sekaligus berdecak kagum.

Paralayang adalah nama untuk Puncak Gunung Banyak, Kota Batu yang memiliki ketinggian 1.326 mdpl. Tempat ini pada mulanya merupakan tempat yang dijadikan sebagai landasan take-off atlet paralayang.


Lokasi ini dijadikan pusat latihan dan event paralayang se-Malang Raya. Diresmikan pada tahun 2000, bersamaan dengan diadakannya event PON VI Jatim yang ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Ketua Umum Federasi Aero Sport Indonesia Marsekal TNI Hanafi Asnan.

Di Paralayang, para atlet dapat melayang sambil menikmati keindahan alam dari udara. Pesona pemandangan yang dapat dinikmati para olahragawan menjadi sajian yang menakjubkan, sehingga makin banyak para atlet yang menjajal area ini.

Tidak hanya atlet lokal Malang, atlet daerah Jawa Timur, Nasional dan Internasional sangat menikmati mengikuti ajang paralayang di kawasan Paralayang Batu ini.

Seiring berjalannya waktu serta makin banyaknya minat pengunjung untuk mendatangi Paralayang, kawasan ini dibuka lebih umum dan luas. Bukan hanya atlet profesional yang dapat menjajal terbang bersama burung di udara, pengunjung pun dapat turut merasakan sensasi terbang ini.

Anda dapat merasakan kebebasan melayang bersama angin sambil menikmati keindahan alam dengan ditemani instruktur yang disediakan pengelola. Biaya yang harus anda keluarkan memang tidak sedikit, namun itu sepadan dengan pengalaman yang anda rasakan.

Karena kegiatan uji nyali ini sangat bergantung pada cuaca dan angin, tidak setiap saat anda dapat terbang. Hanya ketika cuaca cerah dan angin berhembus ke arah yang tepat aktivitas ini dilakukan.

Puncak kegiatan paralayang di daerah ini berlangsung antara Bulan Juni Hingga Oktober. Di bulan-bulan ini, sering pula diadakan kejuaraan paralayang mulai tingkat regional hingga internasional.

Paralayang secara geografis terletak di Desa Songgokerto, Kecamatan Batu, Kota Batu, Jawa Timur.

Kawasan ini berbatasan dengan Kecamatan Pujon yang merupakan lokasi bagi salah satu air terjun indah di Batu, Coban Rondo.

Untuk menuju Paralayang, ada 2 jalur yang dapat anda gunakan. Dua rute ini didasarkan pada titik anda memulai perjalanan.

1. Rute Batu

Anda yang berasal dari Surabaya, Pasuruan, Sidoarjo dan sekitarnya dapat menggunakan rute ini. Dari lokasi awal, tujuan awal anda adalah menuju alun-alun kota Batu.

Dari sini arahkan kendaraan anda menuju Pujon terus hingga anda tiba di Desa Songgokerto, kemudian belok kanan ke arah Songgogriti. Ikuti terus jalan utama sampai anda memasuki jalanan yang agak sepi dengan bukit dan jurang di kanan kiri anda.

Tidak jauh dari jalan itu, anda akan mulai menemukan warung-warung berjejer di sisi jalan (kawasan Payung). Ikuti terus jalan itu hingga anda mencapai lokasi.

2. Rute Pujon dan Ngantang

Pengunjung dari daerah Kediri, Jombang dan sekitarnya dapat memilih rute ini. Ambillah jalan menuju Kota Batu melalui Pujon ke arah Coban Ronco. Disini anda akan menemukan pertigaan (keduanya mengarah ke Kota Batu), ambillah jalan yang lurus menuju Songgoriti.

Sekitar 100 meter dari pertigaan tadi, anda akan menemukan persimpangan lain, ambillah jalan yang ke kiri. Mulai sini ada banyak petunjuk arah menuju lokasi Paralayang, ikuti petunjuk yang ada sampai anda tiba di kaki bukit.

Ambil jalan yang ke atas, maka anda akan menemukan lahan parkir dan pos loket pengunjung. Selamat Datang di Paralayang.

Sebenarnya ada rute lain yang dapat digunakan, khsusunya bagi anda yang berasal dari Mojokerto. Wisatawan dari daerah ini dapat menggunakan rute Pacet menuju Batu lewat Cangar. Di tengah perjalanan anda akan meneukan objek wisata lain yaitu Air Terjun Watu Ondo Cangar.


Harga Tiket Masuk Paralayang Batu
Berwisata ke Paralayang merupakan wisata yang murah meriah namun tetap menakjubkan. Pengunjung yang datang dikenakan biaya masuk sebesar Rp. 5.000 per orang, ditambah biaya parkir sebesar Rp. 5.000.

Dengan biaya segitu anda dapat menikmati keindahan Paralayang dan pemandangan di bawahnya sepuasnya.

Selain itu, anda dapat juga menikmati panorama alam melalui Omah Kayu dengan membayar Rp. 5.000.

Tiket tandem paralayang untuk umum Rp 400.000.

Pengelola Paralayang semakin berbenah seiring dengan makin banyaknya pengunjung. Beragam fasilitas disediakan guna memberikan kenyamanan dan kemudahan para wisatawan.

Menara Pandang, tempat singgah , musholla, toilet, warung-warung yang meyediakan makanan dan minuman tersedia di kawasan ini.

Jumlah toilet yang terbatas mungkin salah satu kekurangan disini, sehingga anda harus antri bersabar antri jika ingin menuntaskan hajat.

Di luar hal itu, fasilitas yang ada sudah cukup memenuhi kebutuhan pengunjung yang datang ke Paralayang.

Paralayang Batu tidak hanya menyajikan panorama indah di siang hari. Datanglah ketika malam, maka anda akan mendapatkan hal menawan yang berbeda. Ditemani dinginnya udara malam pegunungan, hamparan pemandangan di hadapan akan membelakakan mata anda.

Di kejauhan, anda dapat melihat kemerlap lampu kota berwarna warni. Yang membedakan dari pemandangan malam di Paralayang adalah kabut. Ya…. kabut biasanya merusak pemandangan, namun disini kabut merupakan tirai pembuka.

Kabut memang menghalangi pemandangan alam di kejauhan, namun dengan kesabaran, perlahan kabut itu akan memudar dan membuka keindahan cakrawala di hadapan anda. SPEKTAKULER!!!

Tentu saja jangan lupa untuk mempersiapkan diri anda dengan perlengkapan untuk malam hari seperti jaket, sarung tangan hingga penutup kepala yang cukup tebal. Jangan sampai kesenangan anda menikmati keindahan terganggu karena menggigil kedinginan.

Jika anda memiliki waktu lebih, tidak ada salahnya anda bermalam disini dan tunggulah saat dimana sang mentari menunjukkan pesonanya di arah timur.

Arahkan pandangan anda ke arah timur, maka anda akan menyaksikan silhoutte Mahameru menjulang tinggi di atas awan.

Sang surya perlahan menampakkan cahayanya menerangi Kota Batu di kejauhan, memperlihatkan eksotisme panorama bak lukisan alam tak terkira indahnya.

Omah Kayu/Rumah Pohon Paralayang Batu
Omah Kayu merupakan satu fitur lain yang disediakan pengelola Paralayang Batu. Bekerja sama dengan Perum Perhutani, pengelola membangun beberapa unit penginapan sekaligus spot selfie di atas pohon.

Hamparan pemandangan hijau perbukitan dan lansekap kota menjadi latar yang indah untuk foto anda. Objek wisata yang dibuka pada tahun 2014 ini menawarkan sensasi berbeda di kawasan wisata Paralayang.

Omah Kayu dibangun menempel di pohon yang besar dan kuat. Bangunan sederhana ini dibuat dengan tetap menjaga keasrian dan konsep alami lingkungan hutan dan pegunungan.

Berbahan kayu dengan sedikit kaca untuk jendela sebagai jalan masuknya cahaya, Omah Kayu hanya terdiri dari satu ruangan dengan teras berpagar kayu di depannya. Memang sangat sederhana, namun cukup layak untuk dijadikan alternatif menginap dan menghabiskan malam.

Ketika anda menginap, anda akan disuguhi pemandangan Kota Batu yang mempesona. Di malam hari, gemerlap cahaya lampu kota memanjakan mata yang akan membuat anda betah dan ingin lebih lama menikmatinya. Pengalaman langka ini sangat sayang untuk dilewatkan begitu saja.

Untuk anda yang datang dari luar kota serta ingin mengunjungi Paralayang dan objek wisata di sekitarnya, berikut beberapa hotel/penginapan yang dapat anda gunakan untuk beristirahat dan melepas penat.

Beberapa diantaranya adalah sebagai berikut:

Hotel Arumdalu, Jl. Arumdalu No.4, Songgoriti, Batu, Malang 65321
Songgoriti Hotel, Jl. Raya Songgoriti No.51, Batu, Malang, Indonesia
Royal Orchids Garden Hotel, Jl. Indragiri 4, Batu 65313
Asida Hotel, Jl. Panglima Sudirman 99, Batu, Malang Indonesia
Penasaran dengan keindahan Paralayang Batu ini? Segera lihat kalender dan rencanakan perjalanan anda, maka anda tak akan pernah menyesal pernah mengunjungi tempat ini.

Selamat berlibur!

Puncak Lawang Bukittinggi, Spot Terbaik Menikmati Danau Maninjau

Tidak ada komentar:
Eksotisme Danau Maninjau bisa dinikmati dari Puncak Lawang Bukittinggi. Danau Maninjau, dengan luas mencapai 100 km2, merupakan danau terbesar kedua di Sumatera Barat. Danau ini terbentuk sebagai akibat dari letusan gunung berapi puluhan ribu tahun yang lalu.

Danau Maninjau memiliki pemandangan yang sangat indah. Dengan air yang bening bak cermin, bentang dataran yang hijau serta dikelilingi oleh bukit terjal menjadikan danau ini objek wisata yang selalu ramai dikunjungi oleh wisatawan baik lokal maupun asing.

Ada banyak spot yang dapat anda kunjungi untuk menikmati keindahan Danau Maninjau, terlebih dari ketinggian, hamparan luas perairan yang dikelilingi perbukitan menciptakan rasa takjub bagi siapa saja yang melihatnya. Salah satu spot yang paling ramai dan paling banyak dikunjungi adalah PUNCAK LAWANG.

Berada di Ketinggian 1.210 mdpl, Puncak Lawang merupakan puncak tertinggi perbukitan yang mengelilingi Danau Maninjau. Dari Puncak Lawang, anda dapat melihat keseluruhan Danau Maninjau.


Secara administratif, Puncak Lawang ada di Kecamatan Matur, Kabupaten Agam, Sumatera Barat.

Dari Bukittinggi, tempat wisata di Bukitttinggi ini berjarak lebih kurang 22 km atau 45 menit dari pusat Kota Bukittinggi.

Anda yang berasal dari Kota Padang, dapat mencapai lokasi ini setelah 2 jam perjalanan melalui daerah Lawang. Atau anda juga dapat menggunakan rute Padang Panjang yang membutuhkan waktu sekitar 3-4 jam untuk mencapai lokasi.

Untuk masuk ke kawasan utama Puncak Lawang, setiap pengunjung dikenakan biaya masuk sebesar Rp. 10.000.

Selain itu dikenakan pula biaya parkir sebesar Rp. 2.000 untuk Roda 2, dan Rp. 5.000 untuk Roda 4.

Dengan statusnya sebagai tempat terbaik untuk menikmati Danau Maninjau, tidak heran banyak pengunjung yang datang ke tempat wisata ini. Kondisi ini dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar. Mereka membangun gubuk-gubuk sederhana yang dapat digunakan pengunjung beristirahat, atau di beberapa tempat, menyajikan

Selain spot terbaik untuk menikmati keindahan Danau Maninjau, di daerah sekitar lokasi juga terdapat beraneka macam permainan yang dapat menguji keberanian dan memacu adrenalin seperti flying fox, melintasi jembatan ban, melintasi jembatan goyang, hingga paralayang.

Untuk paralayang, Puncak Lawang merupakan spot terbaik di Asia Tenggara. Dari Puncak Lawang peserta dapat terbang melayang di atas Danau Maninjau dengan segala keindahan yang tersaji. Bahkan Event Paralayang dijadikan event tahunan oleh Pemerintah Daerah melihat tingginya animo peserta dalam mengikuti pagelaran ini, bukan hanya peserta lokal namun juga diikuti oleh peserta mancanegara.

Sepertinya bakal keren sekali ya, terbang paralayang di atas danau maninjau, sambil menikmati suasana sekitar yang indah dari ketinggian.

Untuk mencapai lokasi Puncak Lawang, pengunjung dapat menggunakan 2 rute yang dapat dilalui.

Rute pertama adalah lewat matur (baca: matua). Dari Bukittinggi sampai di simpang tiga Matur, anda mengambil arah ke kanan. Di jalur ini anda akan melihat hamparan perkebunan tebu masyarakat Lawang.
Rute Kedua lewat Ambun Pagi. Ambun Pagi terletak 3 km setelah matur, atau tepat sebelum jalan “Kelok 44”. Jalur ini menjadi rute yang banyak dipilih wisatawan yang menuju kesini karena sepanjang perjalanan anda disuguhi pemandangan indah Danau Maninjau.

Sebenarnya ada ada 2 rute lain yang dapat digunakan, namun dua rute ini merupakan jalan setapak yang hanya bisa dilalui dengan berjalan kaki dan hanya cocok bagi mereka penyuka petualangan.

Rute pertama adalah melewati Pasar Bayur, 4 km utara Danau Maninjau. Dari sini anda dapat mencapai lokasi dalam waktu 1,5 hingga 2 jam. Sepanjang perjalanan anda akan disuguhi jalan setapak mendaki dinaungi pohon-pohon rimbun.
Rute kedua dimulai di Pasar Ahad, 8 km sebelah utara Danau Maninjau. Rute ini menghabiskan lebih banyak waktu yaitu 4-5 jam untuk mencapai puncak. Pada awal rute, anda akan berjalan menyusuri persawahan hijau masyarakat. Selanjutnya akan akan menemui jalan mendaki hingga puncak di bawah rindangnya pepohonan.

Untuk anda yang berasal dari luar kota, ada beberapa hotel yang dapat dijadikan pilihan menginap. Hotel-hotel itu diantaranya:

Hotel Maninjau Indah, Jalan Telaga Biru No.1,Maninjau, Tj. Raya, Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Telp (0752) 61018
Hotel Pasir Panjang Permai, Jalan Raya Maninjau. Kecamatan Tanjung Raya,Maninjau, Agam, Indonesia, 26471. Telepon (0752) 61111
Homestay Madani Perjuangan, Jl. Puncak Lawang kecamatan Matur kabupaten Agam, Sumatera Barat
Grand Rocky Hotel Bukittinggi, Jl. Komodor Laut Yos Sudarso no. 29 | Guguk Panjang, Bukittinggi 26115, Indonesia
Puncak Lawang Adventure Park
Puncak Lawang Adventure Park merupakan penginapan yang terletak di Puncak Lawang. Penginapan ini mengusung konsep adventure dormitory, bukan hotel dengan model villa atau cottage. Saat ini, Lawang Adventure Park dapat menampung hingga 150 orang.

Puncak Lawang Adventure Park dilengkapi dengan berbagai fasilitas penginapan yang cukup seperti musholla, ruang pertemuan, ruang karoke keluarga, serta gazebo dengan pemandangan Danau Maninjau yang eksotis.

Penginapan ini memiliki luas total mencapai 15 hektar, dimana 5 Ha digunakan untuk kegiatan sementara sisanya adalah kawasan hutan sekunder.

Dengan luas tersebut tempat ini sering digunakan untuk kegiatan outbound dan memang pihak pengelola menyediakan fasilitas outbound training. Selain itu, ada banyak juga kegiatan adventure yang dapat dilakukan disini, seperti tracking perbukitan, mendaki gunung, off-road, menyusuri air terjun hingga bermain arung jeram. Semua hal itu dapat anda temukan di Puncak Lawang Adventure Park.

Untuk menuju Lawang park, akses yang dilalui merupakan jalan aspal yang mulus. Dari Bandara Internasional Minangkabau anda dapat mencapai lokasi ini dengan menempuh 3 jam perjalanan umum. Sementara dari Bukittinggi, hanya membutuhkan 45 menit perjalanan dengan belok dari Simpang Padang Luar arah ke Danau Maninjau.

Farmhouse Lembang di Bandung

Tidak ada komentar:
Farmhouse Lembang bisa dikatakan tempat liburan terbaru di Bandung yang dikelola dengan baik. Keberadaannya semakin melengkapi tempat wisata di Lembang yang bisa anda kunjungi.

Berada tidak jauh dari pusat Lembang, popularitasnya melesat naik cukup cepat. Dari awal dibuka untuk umum langsung penuh dengan pengunjung.

Lokasi yang strategis di ruas jalan utama Bandung – Lembang, ditambah banyaknya spot berfoto yang bagus, membuat Farmhouse Bandung langsung jadi tempat wisata favorit di Lembang. Anda mau berkunjung ke Farmhouse Lembang? Silahkan simak dulu review lengkapnya dibawah ini ya.

Sebagai salah satu tempat wisata lembang baru, Farm house Lembang mulai beroperasi sekitar tahun 2015. Tempat wisata di Bandung biasanya terbantu naik oleh medsos, terutama facebook dan instagram. Tampaknya tempat ini memaksimalkan banget hal ini.

Dengan desain atmosfer eropa, banyak spot unik yang pastinya bakal menarik untuk swafoto/selfie, dan dipsoting di media sosial. memang, Farmhouse Lembang sejauh ini menawarkan ‘wisata foto’ sebagai daya tarik utamanya.

Areanya sendiri sebenarnya cukup luas. Tapi di waktu Weekend bisa penuh banget sehingga terkesan sempit dan itu-itu aja.

Meskipun demikian, tempat liburan ini cocok juga dikunjungi bersama keluarga dan sikecil; ada beberapa kandang binatang yang unik, pasti menarik buat anak kecil.

Beberapa hal menarik dan fasilitas yang ada disini antara lain;

Rumah Hobbit Tampaknya ini jadi salah satu objek favorit di Farmhouse Bandung. Rumah hobbit versi kecil ini ditata rapi dan indah, tempatnya instagrammable banget.

Ngga heran kalau di hari libur kita bisa antri lama sebelum bisa ambil gambar di rumah hobbit.

Ada banyak tempat hewan dimana kita bisa berfoto dan berinteraksi. Si kecil pasti bakal kegirangan. Hewan-hewan yang ada disini antara lain biri-biri, berbagai burung, landak, sapi, kelinci, dan lain-lain.

Terdapat penyewaan kostum bergaya eropa disini. Tentunya ini bakal bikin foto anda lebih unik bukan? beda dengan yang lain. Anda bisa menyewa kostum, berfoto di set latar yang tersedia, ataupun berkeliling lokasi mencari tempat berfoto yang bagus.

Harga sewa Rp 75k/jam. Tersedia banyak ukuran dan jenisnya.

Banyak banget spot berfoto yang bagus disini. Anda tinggal berkeliling dan berfoto di berbagai tempat yang ada. Suasana bangunan di Farm house Lembang bakal lebih terasa asyik di saat sepi.

Taman bunga dan bangunan disini ditata bergaya eropa dan cukup terawat, jadi anda ngga bakal kehabisan tempat ber-selfie ria. Apalagi kalau kebetulan sedang turun kabut, lebih keren suasananya.

Fasilitas lainnya terbilang lengkap. Terdapat cafe untuk istirahat sambil mengisi perut, taman dengan bangku-bangku untuk istirahat, toilet, tempat belanja, dan lain-lain.

Lokasi Farmhouse Lembang cukup strategis, berada langsung di pinggir jalan raya Bandung – Lembang. Jika dari arah Bandung, tempatnya ada di sebelah kanan jalan. Letak tempat ini di sebelum kota Lembang, kurang lebih 2 KM sebelum pusat kota.

Alamat Farm House Lembang tepatnya ada di  Jl. Raya Lembang No.108, Gudangkahuripan, Lembang, Bandung Barat.

Jika menggunakan kendaraan pribadi, tinggal langsung arahkan ke jalan utama Bandung – Lembang. Jika menggunakan jalan tol, silahkan keluar di gerbang pasteur – jalan sukajadi – jalan setiabudi – ledeng, dan tinggal lurus terus.

Anda juga bisa keluar di gerbang tol baros Cimahi, lalu menggunakan rute alternatif Cimahi – Parongpong – Lembang. Dari pertigaan Parompong – Lembang belok kanan ke arah Bandung.


Apabila anda menggunakan angkutan umum, alternatifnya adalah;

Menggunakan angkot jurusan stasiun hall – Lembang. Hanya ada satu rute angkot dari Bandung ke Lembang. Anda bisa naik dari stasiun Bandung, ataupun dari sekitar jalan setiabudi atas/ UPI/ terminal ledeng.
Menggunakan Taksi. Jika menggunakan taksi, direkomendasikan pakai Blue bird aja.
Gocar, Grab, Uber. Biasanya banyak banget yang beroperasi.
Ada rencana sekalian mengunjungi tempat lain? sepertinya bakal lebih nyaman menggunakan jasa travel wisata. Ada banyak rental mobil yang menyediakan paket wisata Bandung dengan harga cukup terjangkau.


Harga tiket masuk Farmhouse Lembang cukup lumayan, tapi masih bisa terjangkau.

Harga tiket masuk Rp 25.000
Parkir mobil Rp 10.000
Parkir motor Rp 5000
Jam buka Farmhouse Lembang mulai dari pukul 09.00 s/d 21.000 WIB.

Harga tiket masuk ini sudah termasuk welcome drink berupa susu murni berbagai rasa.

Sebagai catatan, harga parkir diatas adalah harga parkir didalam area. Jika didalam penuh dan anda parkir diluar, harganya beda lagi. Bisa mencapai Rp 30.000/mobil.

Kawasan Lembang di musim libur, ataupun weekend biasanya macet oleh wisatawan. Adanya Farmhouse Lembang di ruas jalan utama cukup menambah kemacetan juga. Di saat musim libur dan weekend biasanya padat banget.

Direkomendasikan untuk dikunjungi di hari biasa biar lebih lega. Jika berkunjung saat musim liburan atau long weekend, harus rada sabar menjelang lokasi yang biasanya macet/padat merayap, suasana tempatnya yang bakal ramai banget, dan kemungkinan terpaksa parkir diluar area.

Apabila berencana mengunjungi beberapa tempat wisata di Lembang, anda bisa menempatkan lokasi ini di urutan pertama. Tempatnya memang yang pertama kali kita lewati saat menuju ke Lembang (selain Boscha). Setelah itu baru anda lanjut ke lokasi wisata lain di sekitar parongpong, cikole, maribaya ataupun lembang.

Mencari hotel dekat Farm house Lembang? kami lebih menyarankan mencari penginapan atau hotel di Lembang saja. Lokasinya tidak terlalu jauh, dan anda juga akan lebih mudah untuk mengunjungi tempat liburan di Lembang yang lainnya.

Tertarik untuk berlibur kesini?

Pesona Goa Gong Pacitan Yang Mendunia, Wajib Dikunjungi!

Tidak ada komentar:
Apa yang terbersit pertama kali di pikiran anda ketika mendengar nama Pacitan? Sebagian besar mungkin akan dengan cepat menjawab SBY, wajar saja karena kota ini merupakan tempat kelahiran presiden ke-6 Indonesia. Namun di mata para pecinta alam, hal pertama yang akan terpikirkan adalah Gua. Benar, Kota Pacitan juga terkenal dengan julukan kota 1001 gua, dan satu yang terkenal disini adalah wisata Goa Gong Pacitan.

Pacitan merupakan wilayah di Jawa Timur yang dikelilingi oleh pegunungan kapur, yang menjadikan tanah di daerah ini kering dan tidak subur. Tanah di permukaan Pacitan memang gersang dan memiliki sedikit unsur hara, namun anugerah Yang Maha Kuasa ternyata bukan terletak di atas permukaan, namun di bawah permukaan tanahnya.

Pacitan dianugerahi keindahan bawah tanah yang mempesona berupa gua-gua kapur yang dihiasi stalaktit dan stalakmit. Gua yang paling terkenal dan paling indah adalah Gua Gong.

Keindahan Gua Gong tak tertandingi oleh gua-gua lain di Pulau Jawa, bahkan ada yang menyebutkan bahwa Gua Gong adalah Gua terindah di Asia Tenggara.

Memasuki goa Gong, anda akan disambut formasi stalaktit dan stalakmit yang indah. Dibantu penerangan yang cukup anda dapat masuk lebih dalam dan menyusuri lorong gua sepanjang 256 meter.

Di ujung lorong, anda akan menemukan alasan kenapa Gua Gong disebut sebagai gua terindah se-Asia Tenggara. Sebuah ruangan yang membentuk kubah rakasa sepanjang 100 m, dengan lebar 15 hingga 40 meter dan tinggi antara 20-30 meter akan membuat anda berdecak kagum.

Stalaktit dan stalakmit dengan aneka bentuk dan ukuran menghiasi seluruh penjuru ruangan. Beberapa diantaranya bahkan diberi nama karena untuk mengabadikan keindahannya seperti Selo Jengger Bumi, Selo Pakuan Bomo, Selo Bantaran Angin, Selo Citro Cipto Agung, Selo Adi Citro Buwono, dan lain sebagainya.

Untuk menjelajahi seluruh lorong dan bagian dalam gua, anda memerlukan waktu sekitar 2 jam. Namun waktu yang cukup lama itu tidak akan terasa dan melelahkan karena anda akan terus merasa takjub akan keindahan yang disajikan Gua Gong.

Anda tak perlu khawatir ketika menjelajahi gua ini, karena pemerintah setempat telah menambah prasarana di dalam gua seperti tangga, pagar pengaman, penerangan dan kipas angin untuk memudahkan penelusuran (walau anda tetap harus berhati-hati).

Di dalam Gua Gong terdapat beberapa ruangan. Ruang-ruang tersebut yaitu Ruang Sendang Bidadari, Ruang Bidadari, Ruang Kristal dan Marmer, Ruang Pertapaan dan Ruang Batu Gong.

Salah satu ruangan dalam gua pernah digunakan sebagai tempat konser musik yang disiarkan langsung di empat negara dalam rangka mempromosikan potensi Gua Gong.

Selain keindahan stalaktit dan stalakmit yang menghiasi ruangan gua, ada juga mata air (sendang) yang menurut penuturan warga sekitar memiliki kekuatan magis menyembuhkan beragam bagi mereka yang mempercayainya.

Mata air itu antara lain Sendang Jampi Rogo, Sendang Panguripan, Sendang Relung Jiwo, Sendang Kamulyan dan Sendang Relung Nisto.

Menurut cerita dari warga sekitar, Goa Gong ditemukan sekitar tahun 1930an. Akibat musim kemarau berkepanjangan, Pacitan mengalami kekeringan dan sangat sulit untuk memperoleh air.

Untuk mengatasi kondisi tersebut, 2 orang warga bernama Mbah Noyo Semito dan Mbah Joyo mencari sumber mata air yang dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan mereka.

Akhirnya mereka menemukan sebuah lubang dan berinisiatif untuk menelusurinya. Dengan hanya membawa obor, mereka masuk ke lubang tersebut dan menyusuri lorong-lorong yang ada di dalamnya. Lubang yang mereka masuki ternyata sangat dalam, Mbah Noyo dan Mbah Joyo menghabiskan sebanyak tujuh obor hingga keduanya menemukan mata air.

Setelah beristirahat dan mandi di mata air tersebut, mereka pulang sambil mengangkut air dan membawa kabar baik untuk penduduk. Mulai saat itu, warga berbondong-bondong memanfaatkan mata air yang ada di gua tersebut.

Nama Gua Gong sendiri diambil dari misteri yang dahulu sempat menyelimuti dan menghantui masyarakat sekitar. Masyarakat sekitar gua mengungkapkan bahwa di malam hari mereka sering mendengar suara tabuhan menyerupai suara gong (salah satu alat musik gamelan) yang berasal dari dalam gua.

Ada juga yang mengatakan bahwa di salah satu ruangan gua terdapat batu yang apabila ditabuh akan mengeluarkan bunyi yang menggema seperti bunyi gong.

Tetapi secara ilmiah, suara yang muncul itu ternyata dapat dijelaskan. Suara yang terdengar menyerupai bunyi gong tersebut dihasilkan dari tetesan air yang menimpa Stalaktit atau stalakmit di gua tersebut.

Ditambah dengan gema yang dipantulkan oleh formasi batuan di dalam gua sebenarnya bunyi yang dihasilkan cukup enak untuk dinikmati.

Secara administratif, Gua Gong berada di Dusun Pule, Desa Bomo, Kecamatan Punung, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur.

Gua ini berjarak sekitar 37 km dari pusat kota Pacitan ke arah barat (arah Wonogiri).

Untuk mencapai Gua Gong, pengunjung dapat melalui 3 jalur yang berasal dari kota-kota di sekitar Pacitan yaitu Ponorogo, Wonogiri dan Trenggalek.
Jalur pertama adalah jalur bagi mereka yang berasal dari Yogyakarta. Rute yang ditempuh yaitu Yogyakarta menuju Gunung Kidul. Dari Gunung Kidul perjalanan dilanjutkan ke arah Wonogiri (Pracimantoro) terus hingga Pacitan. Petunjuk arah menuju Gua Gong dapat anda temui sebelum memasuki Kota Pacitan.
Jalur kedua adalah dari Solo. Dari Solo, arahkan kendaraan anda menuju Wonogiri (Baturetno), dilanjutkan sampai Pacitan. Sama dengan perjalanan dari Yogyakarta, petunjuk menuju Gua Gong anda temui di sebelah kanan sebelum masuk Pacitan.
Jalur ketiga merupakan jalur bagi mereka yang berasal dari daerah Surabaya dan sekitarnya. Dari Surabaya, perjalanan diarahkan ke arah Nganjuk sampai Madiun. Dari sini lanjutkan ke Ponorogo terus hingga Pacitan. Untuk mencapai Gua Gong, lanjutkan perjalanan keluar Pacitan menuju Wonogiri. Plang jalan menuju Gua Gong dapat anda temukan di sebelah kiri jalan.
Selain melalui Madiun, anda yang berasal dari Surabaya dapat juga menggunakan rute melalui Kediri dan Trenggalek. Rute ini memang memakan waktu yang lebih panjang, namun sebelum memasuki Pacitan anda akan melalui jalan dengan keindahan pantai di sebelah kiri jalan.

Pemandangan indah pantai seperti yang anda rasakan ketika menuju Denpasar dari Kota Negara di Bali.

Untuk mereka yang ingin berkunjung menggunakan kendaraan umum, tak perlu khawatir karena tersedia bis umum maupun travel yang melayani perjalanan menuju Pacitan.

Untuk menelusuri dan menikmati keindahan Gua Gong, anda tidak harus merogoh kocek yang dalam. Hanya dengan mengeluarkan uang sebesar Rp. 5.000 per orang, anda dapat dengan bebas menjelajahi pesona Gua Gong.

Pengeluaran lain mungkin anda lakukan untuk menyewa senter (Rp 5000) sebagai penerangan tambahan di dalam gua, ataupun menyewa guide jika perlu (Rp 30.000).

Selain itu anda hanya harus mengeluarkan ongkos untuk biaya parkir kendaraan.

Sebagai objek wisata terkenal dan ramai dikunjungi, Gua Gong menyediakan fasilitas yang cukup memadai.

Lahan parkir yang luas, mushola, toilet dapat dengan mudah anda temukan di kawasan ini. Warung-warung yang menjajakan makanan dan minuman serta souvenir khas pun banyak tersebar di area wisata Gua Gong.

Anda yang ingin lebih leluasa menjelajahi Gua Gong dan ingin mengunjungi objek wisata lain di Pacitan tak perlu khawatir. Di Kota Pacitan ada beberapa hotel yang bisa digunakan untuk melepas lelah sambil menikmati suasana kota.

Beberapa hotel yang dapat dijadikan pilihan antara lain:

Rifqi Guest House, Jl. Raya Solo Pacitan, Dusun Krajan Tengah, Kec. Punung, Pacitan, Jawa Timur. Telp.: 0821-4787-8480
Srikandi Hotel, Jl. A Yani 67A, Pacitan, Jawa Timur. Telp. : +62 357 881252
Alloro Guest House, Jl. Kumar Umar No. 12, Baleharjo, Pacitan, Jawa Timur. Telp.: (0357) 886690
Tunggu apalagi? Segera luangkan waktu anda dan jelajahi setiap jengkal Gua Gong, anda tidak akan pernah menyesalinya.

Selamat berlibur!

Pantai Sendiki Malang, Surga Pantai Tersembunyi Nan Cantik

Tidak ada komentar:
Malang terkenal sebagai salah satu tujuan wisata dengan pilihan yang tak terbilang. Hampir semua jenis objek wisata ada disini. Mulai dari wisata alam, wisata sejarah, wisata edukasi, hingga wisata mistis.

Tujuan wisata yang paling banyak dikunjungi di Malang adalah wisata pantai. Malang diberkahi dengan garis pantai yang panjang, membentang hampir 77 km. Salah satunya adalah Pantai Sendiki.

Menurut data Pemerintah Daerah Kabupaten Malang, terdapat 14 pantai yang masuk ke dalam wilayah Kabupaten Malang dan telah dikelola baik oleh Pemerintah Daerah maupun Masyarakat Setempat.

Bagi anda yang hobi ke pantai, tapi tidak mau berdesakan bersama pengunjung lain.
Bagi anda yang suka pantai tapi bosan dengan lokasi yang itu-itu saja.
Bagi anda yang cinta petualangan dan mengharapkan tantangan sebelum mendapatkan keindahan alam yang mempesona.

Cobalah Pantai Sendiki.

Pantai di bagian selatan Malang ini menawarkan semua itu. Pantai pasir putih yang asri dan menawan namun sepi dan butuh perjuangan untuk mencapainya.

Pantai Sendiki memiliki keindahan yang sangat menakjubkan, dan yang paling penting, masih asri, bersih dan SEPI. Pantai dengan hamparan luas pasir putih halus serta pantai berbatu di beberapa bagian menjadikan pantai ini tempat yang nyaman untuk menghilangkan segala kepenatan.

Seperti halnya pantai lain yang ada di bagian selatan Pulau Jawa, dengan ombaknya yang terkenal besar dan deras, Pantai Sendiki kurang cocok untuk dijadikan tempat untuk berenang. Namun untuk sekedar bermain air dan bercengkerama di pinggir pantai masih dapat dilakukan.

Hal lain yang menjadikan Pantai ini menarik dan bikin betah adalah hutan lebat yang mengelilingi pantai. Ini membuat kondisi di sekitar pantai tidak terlalu panas, tidak seperti pantai lain yang hanya ditumbuhi tanaman perdu di sekitar pantai.

Menurut warga sekitar, pantai ini dahulu ditemukan oleh 4 orang sahabat. Tiga diantara mereka setuju untuk membagi lahan tersebut dengan cara menancapkan patok kayu sebagai penanda wilayah. Sementara orang terakhir, bernama Mbah Singo Lelono, merasa bingung untuk memilih wilayahnya. Ia kemudian bertanya kepada 3 temannya “Punyaku Seng Ndi Iki?”.

Akhirnya, dengan kesal Mbah Singo Lelono menancapkan patok kayu di sekitar pantai yang saat ini dikenal dengan nama Pantai Sendiki. Entah benar atau tidak cerita itu, tidak ada yang bisa memastikannya. Namun bila anda berjalan ke arah kiri pantai, anda akan menemukan sebuah makam batu dengan tulisan “Singo Lelono” yang dianggap leluhur oleh warga sekitar.

Pantai Sendiki terletak di Desa Tambakrejo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang. Pantai ini bersebelahan dengan Pantai Tamban (berjarak sekitar 2km).

Jadi, apabila anda datang ke Tambakrejo, anda dapat mengunjungi 2 pantai sekaligus.

Dari pusat Kota Malang, tempat liburan ini berjarak 68 km yang dapat ditempuh selama 2 jam perjalanan.

Untuk mencapai Pantai Sendiki, belum ada kebdaraan umum yang melintasi. Jadi satu-satunya cara untuk mengunjunginya adalah dengan menggunakan kendaraan pribadi.

Rute yang digunakan jika anda berangkat dari Kota Malang adalah Kota Malang menuju Pakishaji. Dari Pakishaji lanjut ke arah Kepanjen kemudian Gondanglegi. Dari sini lanjutkan perjalanan ke arah Turen hingga Sumbermanjing Wetan. Dari Sumbermanjing Wetan, anda dapat mengikuti jalur jalan menuju Pantai Tamban di daerah Tambakrejo.

Tiba di kawasan Pantai Tamban, perjalanan dilanjutkan dengan menuruni jalan hingga anda menemukan pertigaan. Dari pertigaan tersebut, ambillah arah ke kiri. Tidak jauh dari pertigaan terdapat pos kamling dari bambu. Dari pos kamling ini, pilihlah jalan ke arah kanan.

Tantangan utama menuju Pantai Sendiki dimulai dari pos kamling ini, karena jalan yang akan anda lalui hanya muat untuk sepeda motor. Jadi anda yang menggunakan mobil, sebaiknya menitipkan kendaraan anda di rumah penduduk. Selain hanya bisa dilalui sepeda motor, kondisi jalan pun agak rusak, bahkan di beberapa bagian masih berupa tanah merah berlumpur yang licin ketika musim penghujan. Setelah berjalan sekitar 3 km, maka anda akan tiba di Pantai Sendiki.

Setiap pengunjung yang datang ke Pantai Sendiki dikenakan biaya masuk sebesar Rp. 5.000 per orang ditambah biaya parkir sebesar Rp. 5.000 per motor (Rp. 10.000 jika anda menginap).

Sebagai objek wisata yang masih baru (dibuka untuk umum pada tahun 2015), pengelolaannya masih dilakukan oleh pemerintah dusun setempat.

Meski begitu, memiliki fasilitas yang cukup memadai seperti toilet, mushola, pemandian umum, camping ground hingga warung-warung warga yang menjual makanan dan minuman, dan semuanya tertata dengan baik.

Masyarakat setempat pun bekerja sama menjaga dan mempercantik Pantai Sendiki. Hal ini dapat dilihat dengan adanya pos jaga, ayunan kayu dan gazebo sebagai tempat berteduh. Bahkan saat ini pengelola pantai menyediakan penginapan berupa cottage kecil di atas pohon sekitar pantai.

Bagi wisatawan luar kota yang ingin mengunjungi Pantai Sendiki, ada beberapa hotel/penginapan yang dapat anda pilih sebagai tempat transit maupun beristirahat.

Beberapa diantaranya adalah:

Homestay Sendang Biru, Jl. Sendang Biru RT. 27 RW. 03, Desa Tambak Rejo, Kec. Sumber Manjing Wetan, Kab. Malang 65176
Home Stay Berkah Alam, Tambakrejo, Sumbermanjing, Malang, Jawa Timur. No telepon: 082234632562
Btw, silahkan juga lihat video seputar pantai sendiki dibawah ini ya..

Bagi anda yang ingin berlama-lama menikmati keindahan dan ketenangan Pantai Sendiki, anda dapat bermalam disini dengan ber-camping. Dengan luas dataran yang lumayan lapang dan cukup jauh dari bibir pantai, ada banyak spot yang dapat anda gunakan untuk mendirikan tenda dengan aman.

Untuk urusan ini anda tidak perlu khawatir, jika anda tidak membawa tenda anda dapat menyewa kepada pengelola dengan membayar Rp. 75.000 (tenda kapasitas 4-5 orang).

Namun kalau anda membawa tenda sendiri, anda akan dikenakan biaya buka tenda sebesar Rp. 20.000.